1
1
Marketing qualified lead atau MQL merupakan istilah dalam bidang pemasaran yang digunakan untuk mengidentifikasi calon pelanggan yang telah menunjukkan tingkat minat atau keterlibatan tertentu terhadap produk atau layanan suatu perusahaan.
Identifikasi tersebut bertujuan untuk melihat bagaimana tingkat minat dan relevansi seorang prospek terhadap bisnis kita, yang pada akhirnya diarahkan untuk meningkatkan efektivitas strategi pemasaran perusahaan.
MQL adalah hasil dari proses evaluasi berbasis data yang dilakukan oleh sistem dan tim pemasaran.
Dia menghasilkan status kepada prospek berdasarkan kriteria tertentu.
MQL juga menjelaskan calon pelanggan yang telah memenuhi parameter tertentu baik dari sisi perilaku maupun profil, sehingga dinilai memiliki potensi lebih besar untuk dikonversi dibandingkan pengunjung biasa.
Dengan demikian, MQL membantu perusahaan menentukan prospek mana yang layak untuk diproses lebih lanjut dalam pipeline penjualan.
MQL menjadi sangat penting dalam menentukan apakah calon pelanggan Anda benar-benar potensial, serta bagaimana strategi yang tepat untuk mengarahkan mereka kepada produk Anda.
Jadi ini berkaitan erat dengan proses segmentasi, profiling, dan lead scoring. Melalui proses tersebut, perusahaan dapat memetakan prospek berdasarkan data perilaku seperti klik, durasi kunjungan, pengisian formulir, unduhan, atau interaksi lainnya.
Konsep marketing qualified lead muncul ketika pemilik website atau pemilik usaha ingin memetakan tipe pelanggan mereka di dalam website.
Contohnya seperti ini, kita mengetahui bahwa dalam SEO mencari pengunjung, yaitu orang-orang yang masuk ke website kita.
Namun perlu kita pahami bahwa tidak semua user itu potensial untuk dikonversi menjadi pelanggan. Ada yang mungkin hanya sekadar membaca, ada yang setelah klik langsung keluar kembali, ada juga kemungkinan pengunjung berupa bot, atau orang-orang yang memang sedang melakukan penelitian atau kegiatan pendidikan.
Baca juga: Ini Rincian Biaya dan ROI SEO untuk Website
Anda harus mampu menentukan mana user yang potensial dan mana yang tidak. Di sinilah marketing qualified lead berperan penting.
MQL membantu menyaring traffic yang masuk ke website agar dapat diklasifikasikan berdasarkan tingkat kesiapan mereka untuk membeli.
Dengan kata lain, MQL membantu menghubungkan aktivitas pemasaran dengan peluang penjualan yang lebih nyata.
Konsep ini sebenarnya sudah berkembang sejak sebelum era digital, namun dalam era digital saat ini dengan dukungan teknologi informasi dan sistem marketing automation, peran MQL menjadi semakin krusial.
Hal ini karena perusahaan kini dapat mengukur dan menilai perilaku pengguna secara lebih akurat melalui data analytics dan sistem CRM.
Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat menentukan apakah seorang user memiliki nilai potensial bagi bisnis, yaitu peluang untuk menjadi pelanggan loyal di masa depan.
Jadi posisi marketing qualified lead sangat menentukan dalam menyaring mana user yang hanya sekadar melihat-lihat, mencoba demo, atau sekadar eksplorasi informasi, dan mana yang benar-benar menunjukkan minat komersial yang kuat.
Dalam praktiknya, ketika Anda memiliki website atau ingin menjalankan strategi bisnis tertentu, penting bagi tim pemasaran untuk memahami konsep MQL ini. Dalam konteks SEO juga demikian.
Seorang SEO specialist mungkin tidak secara langsung menetapkan status MQL, tetapi perannya sangat penting dalam menghadirkan traffic yang relevan dan berkualitas. SEO berkontribusi pada tahap awal funnel, yaitu menarik audiens yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Lalu bagaimana caranya? Salah satunya melalui pemilihan kata kunci yang tepat. Kita tahu bahwa tidak semua kata kunci memiliki nilai yang sama bagi bisnis. Oleh karena itu, penting untuk memahami tipe-tipe kata kunci berdasarkan search intent, yaitu informational, navigational, commercial, dan transactional.
Untuk tujuan bisnis dan peningkatan konversi, tipe kata kunci dengan intent komersial dan transaksional biasanya memiliki potensi paling tinggi untuk menghasilkan MQL.
Jika strategi keyword ini diintegrasikan dengan pengembangan konten yang tepat, maka SEO tidak hanya menghasilkan traffic, tetapi juga membantu menghasilkan lead yang lebih berkualitas dan berpeluang tinggi untuk dikonversi.