SEO merupakan salah satu cara untuk mencari pelanggan potensial melalui optimasi website di hasil pencarian Google. SEO startup menjadi salah satu strategi penting dan berguna untuk perusahaan skala kecil maupun startup yang memiliki anggaran operasional terbatas.
Melalui SEO, startup dapat mengoptimalkan pertumbuhan yang cukup tinggi karena SEO menjadi salah satu metode pemasaran yang relatif murah tetapi memberikan impact yang besar.
Tentunya SEO ini berbeda dari iklan berbayar. Walaupun iklan berbayar memberikan hasil yang cepat dan signifikan, jika pemilik startup berpikir dalam jangka panjang, metode ini cenderung menguras banyak biaya dan membutuhkan waktu yang lama untuk memberikan hasil balik atau ROI kepada perusahaan.
SEO sebagai strategi optimasi tidak berbayar menjadi opsi terbaik untuk startup dalam mencari pertumbuhan, membangun brand, dan menciptakan akuisisi pelanggan. Dalam jangka waktu panjang, strategi ini akan sangat menguntungkan, terutama bagi yang bergerak di bidang startup.
Saat ini, profesi SEO di Indonesia cukup menjanjikan. Tidak banyak orang yang benar-benar berfokus pada SEO startup, sehingga ini menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan atau startup dalam mencari tenaga kerja yang memang spesialis di bidang tersebut.
Jadi, ketika Anda berbicara tentang SEO dalam dunia pekerjaan, levelnya cukup beragam. Umumnya dibagi menjadi SEO Junior, SEO Senior, atau SEO Specialist.
Artinya, posisi di bidang SEO ini sangat beragam dari sisi terminologi, tetapi pada intinya jika ingin mencari seseorang yang benar-benar fokus pada SEO, Anda harus mencari seorang SEO Specialist.
Dari situ perjalanan tidak berhenti. Ketika Anda memikirkan tentang SEO, seorang pemilik startup atau tim pemasaran juga harus memahami dulu apa sebenarnya tujuan memiliki SEO. Seperti yang tadi saya sebutkan, SEO adalah salah satu investasi terbaik untuk membangun branding dan mendorong pertumbuhan dengan biaya yang lebih hemat.
Walaupun tadi saya menyebutkan bahwa SEO itu gratis seperti yang sering dianggap orang, sebenarnya tetap ada biaya yang harus dikeluarkan. Perbedaannya dengan iklan adalah SEO relatif lebih murah dibandingkan metode iklan berbayar.
Lalu bagi seorang pengusaha atau pemilik website yang penasaran apa saja langkah yang harus dibangun saat melakukan SEO, berikut beberapa poin penting untuk memahami bagaimana cara kerja SEO dan bagaimana panduan SEO untuk startup.
1. Fondasi SEO
Hal pertama yang harus Anda bangun adalah fondasi SEO. Anda harus mulai dengan menentukan tujuannya terlebih dahulu. Misalnya, tujuan perusahaan Anda adalah meningkatkan pendapatan.
Oke, lalu pendapatan seperti apa? Apakah melalui peningkatan traffic? Melalui konversi? Atau ada faktor lain? Ini harus dipikirkan dengan jelas sejak awal.
2 .Analisis Kompetitor
Berikutnya adalah melakukan analisis pesaing. Tahap awal ini memang lebih banyak pada proses identifikasi pasar. Jadi Anda belum berbicara tentang teknis SEO startup, tetapi lebih ke pemahaman yang komprehensif tentang analisis pemasaran.
Di sini Anda melihat bagaimana website pesaing membangun situs mereka hingga bisa tampil baik di mesin pencari.
Poin utama yang bisa Anda amati dari pesaing adalah bagaimana mereka menciptakan konten, bagaimana struktur website mereka, bagaimana UI/UX mereka, serta bagaimana mereka menargetkan kata kunci.
3. Riset Kata Kunci
Selanjutnya, strategi mencari kata kunci yang tepat. Ini sangat berhubungan dengan bagaimana brand Anda hadir di tengah masyarakat. Jadi Anda benar-benar harus menentukan keyword apa yang ingin Anda targetkan. Dalam dunia SEO, ada beberapa tipe keyword, seperti kata kunci pendek, kata kunci menengah, dan kata kunci ekor panjang (long-tail keywords)
Kata kunci pendek umumnya terdiri dari satu atau dua kata. Kata kunci tipe ini juga berhubungan langsung dengan brand Anda.
Perlu dipahami bahwa menargetkan keyword satu atau dua kata itu sangat challenging karena tingkat persaingannya tinggi. Jadi bagi Anda yang baru memulai startup dan membangun website, sebaiknya fokus dulu pada kata kunci berekor panjang. Dari situ Anda bisa mengambil peluang traffic yang lebih luas dibandingkan kompetitor yang sudah lama berdiri.
4. Pembuatan Konten
Selanjutnya yang ketiga adalah pembuatan konten. Ini sangat penting karena pada dasarnya website Anda dibuat untuk kebutuhan manusia. Jadi Anda harus mulai memikirkan bagaimana menyusun konten yang relevan, bermanfaat, dan sesuai dengan search intent audiens.
5. Teknikal SEO
Kemudian yang keempat adalah aspek teknis. Hal paling utama di sini adalah memastikan website Anda ramah bagi bot Google, sehingga dapat dirayapi (crawl) dan diindeks dengan baik.
Anda juga harus memperhatikan Core Web Vitals. Website sebaiknya tidak terlalu berat, harus ringan terutama saat dibuka di ponsel, desainnya responsif, dan memiliki struktur URL yang rapi. Pembahasan teknis yang lebih mendalam akan Anda bahas di artikel lainnya.
Di sini, Anda atau tim pemasaran startup harus memiliki kemampuan membaca tools analitik. Dalam SEO, Anda wajib memahami cara kerja Google Search Console. Itu adalah tools utama yang harus dikuasai oleh seorang SEO Specialist.
Mungkin Anda berpikir tentang Google Analytics atau Google Tag Manager, tetapi bagi SEO, yang paling wajib adalah Google Search Console.
Google Search Console adalah inti dalam optimasi mesin pencari. Di sana Anda bisa memantau indexing, crawling, performa keyword, query yang muncul di hasil pencarian, serta berbagai data penting lainnya.
Ingin tahu berapa biaya untuk SEO? Silakan baca artikel berikutnya yang membahas rincian biaya dan ROI SEO untuk bisnis